Padang – pemerintah Provinsi Sumatera Barat berupaya mencari solusi terkait keluhan wali murid di Padang Panjang atas kuota SMA yang belum mencukupi.Hal itu terungkap saat Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah menerima kunjungan Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra di Istana Gubernur pada Kamis (10/7/2025) sore.Mahyeldi menyambut baik audiensi yang berlangsung setelah Salat Ashar berjemaah di musala Istana Gubernur. Ia berkomitmen untuk mencari solusi konkret atas permasalahan tersebut.”Insyaallah, kami akan buka kembali kuota tersisa di SMA Negeri 3, yang saat ini masih memiliki 10 slot. Untuk yang belum tertampung, akan kita carikan solusi sebaik mungkin,” ujar Mahyeldi.

Selain itu, Mahyeldi juga mendorong Pemerintah Kota (Pemko) Padang Panjang untuk mempercepat pembangunan SMAN 4 dan mendukung kehadiran Sekolah Garuda sebagai alternatif pendidikan berkualitas. “Kita dukung percepatan pembangunan sekolah baru seperti SMAN 4 dan Sekolah Garuda di Padang Panjang. Ini langkah konkret untuk mencegah masalah serupa terulang ke depannya,” tegasnya.

Allex Saputra menjelaskan bahwa kedatangannya merupakan wujud keseriusan Pemko dalam memperjuangkan hak pendidikan warganya. “Keluhan para orang tua adalah amanah. Maka hari ini,saya datang langsung menghadap Pak Gubernur untuk menyampaikan keresahan warga,terutama mereka yang anaknya belum mendapatkan sekolah,” tuturnya.

Sebelumnya, Wali Kota Hendri Arnis telah bersurat ke Dinas Pendidikan Provinsi dan berkomunikasi langsung dengan Gubernur Sumbar. Allex menambahkan, “kita ingin anak-anak Padang Panjang, sebagai putra-putri daerah, juga mendapatkan hak yang sama bahkan prioritas untuk bersekolah di kota sendiri,”.

allex berharap solusi dari Gubernur Mahyeldi dapat segera terealisasi. “Mudah-mudahan dalam waktu dekat, solusi dari Gubernur dapat segera terealisasi. Kami juga akan menindaklanjuti pembangunan SMAN 4 dan mempercepat semua proses administrasinya,” ucapnya.

Dalam audiensi tersebut, Allex didampingi oleh Anggota Komisi I DPRD, Amrizal, dan kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Nasrul.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *