Aceh – Inflasi di Aceh mencapai 3,60 persen pada Desember 2025, tertinggi di Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan kenaikan harga ini dipicu banjir yang melanda Aceh pada akhir November 2025.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, mengungkapkan Sumatera Utara dan Sumatera Barat juga mengalami inflasi bulanan signifikan. Sumatera Utara mencatat inflasi 1,66 persen, Sumatera Barat 1,48 persen.

"Penyebab inflasi di tiga wilayah ini adalah kenaikan harga komoditas akibat dampak bencana hidrometeorologi pada akhir November 2025," kata Pudji dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (5/1/2026).

Pudji menjelaskan kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang utama inflasi di ketiga wilayah tersebut. Beras menjadi pendorong inflasi utama di Aceh. Cabai rawit dan bawang merah mendorong inflasi di Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Secara tahunan, Aceh mencatat inflasi tertinggi 6,71 persen. Inflasi tahunan di Sumatera Utara tercatat 4,66 persen dan Sumatera Barat 5,15 persen.

Pada skala nasional, inflasi bulanan tercatat 0,64 persen. Sementara inflasi tahunan pada Desember 2025 tercatat 2,92 persen.

"Secara year-on-year, pada Desember 2025 terjadi inflasi sebesar 2,92 persen atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen dari 106,80 persen pada Desember 2024 menjadi 109,92 persen pada Desember 2025," pungkas Pudji.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *