Solo – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) membuka layanan penukaran uang baru di Stasiun Solo Balapan mulai Jumat, 13 Maret 2026, guna memfasilitasi kebutuhan uang tunai para pemudik menjelang Lebaran.
Fasilitas ini tersedia bagi penumpang kereta api jarak jauh yang tiba atau berangkat dari Stasiun Solo Balapan pada hari yang sama, berlokasi di depan Ruang Joglo Stasiun Solo Balapan mulai pukul 09.00 WIB.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menjelaskan bahwa layanan ini merupakan hasil kerja sama dengan Bank Indonesia DIY. "KAI Daop 6 menghadirkan layanan penukaran uang baru di area stasiun untuk memudahkan para pelanggan yang akan melakukan perjalanan mudik," kata Feni.
Untuk menukar uang, penumpang wajib menunjukkan tiket kereta api jarak jauh dengan tanggal keberangkatan atau kedatangan yang sesuai dengan jadwal penukaran, serta kartu identitas (KTP). Uang yang ditukarkan harus tunai dan tidak rusak, seperti distaples atau diselotip.
Bank Indonesia menetapkan batas maksimal penukaran sebesar Rp 5.300.000 per orang, dengan rincian pecahan yang telah ditentukan, meliputi Rp 50.000 (maksimal Rp 2.500.000), Rp 20.000 (maksimal Rp 1.000.000), Rp 10.000 (maksimal Rp 1.000.000), Rp 5.000 (maksimal Rp 500.000), Rp 2.000 (maksimal Rp 200.000), dan Rp 1.000 (maksimal Rp 100.000).
Feni menambahkan bahwa layanan ini merupakan bagian dari upaya KAI untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan selama Ramadan dan menjelang Idulfitri. "KAI Daop 6 mengimbau pelanggan yang ingin memanfaatkan layanan ini agar memperhatikan jadwal serta membawa tiket kereta api jarak jauh yang masih berlaku pada tanggal penukaran beserta KTP," imbaunya. Layanan ini terbatas sesuai kuota yang tersedia.










