Jakarta – gubernur DKI Jakarta memberikan pesan tegas kepada pelaku premanisme yang kembali marak di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Ia menyatakan tidak akan memberikan toleransi dan akan menindak tegas segala bentuk gangguan keamanan dan ketertiban di ibu kota.

Langkah ini diambil setelah beredarnya video viral yang menunjukkan seorang sopir bajaj menjadi korban pemalakan sebesar Rp100 ribu di area tersebut.

Gubernur telah memerintahkan jajaran Satpol PP DKI jakarta untuk mengambil tindakan hukum tanpa kompromi. “Kemarin saya sudah melihat videonya dan saya sudah meminta kepada Satpol PP serta kepala Dinas untuk mengambil tindakan tegas. Tidak ada kompromi lagi,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa keamanan warga adalah prioritas utama dan ia tidak akan ragu memberantas praktik premanisme di Jakarta.

Menanggapi maraknya aksi pemerasan, Kapolsek Metro Tanah Abang menyatakan pihaknya tengah melakukan penyelidikan intensif. Polisi kini memburu pelaku pemalakan yang meresahkan masyarakat tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *