Lubuk Sikaping – Ketua DPRD kabupaten Pasaman, nelfri Asfandi, mengingatkan masyarakat agar tidak memandang Pancasila sebatas dasar negara, melainkan pedoman hidup yang harus diterapkan dalam keseharian untuk menjawab tantangan zaman.
Ia menilai, peringatan Hari lahir Pancasila menjadi momen penting untuk memperkuat persatuan, gotong royong, toleransi, dan semangat membangun daerah maupun bangsa. Nilai-nilai itu, kata dia, harus tampak dalam perilaku masyarakat di berbagai lini kehidupan.
Menurut politisi PKS itu, derasnya arus globalisasi, pesatnya perkembangan teknologi, dan dinamika sosial menuntut masyarakat, khususnya generasi muda, tetap berpegang pada nilai kebangsaan. Tanpa pegangan itu, identitas persatuan bangsa disebut mudah terkikis perubahan.
Nelfri mengatakan, pengamalan Pancasila bisa dimulai dari langkah sederhana, seperti saling menghormati perbedaan, menjaga persatuan, mengutamakan musyawarah, dan menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Pasaman ikut menjaga harmoni, memperkuat kebhinekaan, serta berkontribusi dalam pembangunan daerah demi kesejahteraan bersama.“Pancasila adalah fondasi yang telah menyatukan bangsa Indonesia dalam keberagaman. Mari kita jadikan Hari Lahir Pancasila sebagai momentum untuk memperkuat komitmen menjaga persatuan dan mengisi kemerdekaan dengan karya serta pengabdian terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.
Nelfri berharap peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial tahunan, melainkan menjadi penguat kesadaran kolektif seluruh anak bangsa untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bersama.










