Pekanbaru – Arsitek Sam Ani Huda kembali memimpin ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Provinsi Riau untuk periode 2025-2028. Pemilihan ini menandakan kepercayaan anggota terhadap kepemimpinan dan kinerja Huda selama periode sebelumnya.

Koordinator region 1 IAI Nasional, Teuku Ivan, menyebut kemenangan ini sebagai kemenangan seluruh IAI Provinsi riau.

“Terpilihnya kembali Arsitek Sam Ani Huda tidak terlepas dari kepercayaan anggota atas kerja-kerja beliau selama ini,” kata Teuku Ivan.

PN IAI menyambut baik pemilihan ketua yang berlangsung dewasa dan mencerminkan semangat persatuan.

ivan menyoroti tantangan dunia arsitektur yang semakin kompleks, terutama peningkatan kompetensi arsitek tersertifikasi di tengah persaingan dengan arsitek asing.

“Kita tidak bisa menahan arsitek luar negeri karena pada saat yang sama, arsitek Indonesia juga dimungkinkan untuk berpraktik di negara mereka. Oleh karena itu, peningkatan kualitas dan kompetensi harus benar-benar dilaksanakan secara serius,” tegasnya.

Selain kompetensi, PN IAI juga menyoroti peran strategis arsitek dalam penanganan pascabencana, mulai dari perencanaan hunian sementara hingga rekonstruksi permukiman.

Sam Ani Huda menyatakan visinya untuk menjadikan IAI Riau sebagai organisasi profesi yang solid,modern,dan berdampak nyata bagi kesejahteraan anggota serta masa depan arsitektur berkelanjutan.

“Visi saya adalah mewujudkan IAI Riau yang solid, profesional, modern, dan berdampak. Setiap kerja organisasi harus memberi manfaat langsung bagi anggota, menjadi tempat arsitek Riau tumbuh, berkembang, berkolaborasi, serta berkontribusi pada arsitektur yang berkelanjutan dan beridentitas,” ujar Huda.

Untuk mewujudkan visi tersebut, Huda merumuskan sejumlah misi strategis, termasuk memperkuat profesi arsitek melalui penegakan etika, peningkatan kompetensi, dan membuka ruang pengembangan yang setara.

Dalam program jangka pendek, IAI Riau akan mengoperasikan Tempat Uji Kompetensi (TUK) SArSI IAI Riau pada bulan mendatang.

“Kehadiran TUK ini diharapkan dapat mempermudah proses sertifikasi bagi arsitek di Riau,” ucap Huda.

Huda berharap kepengurusan IAI Riau ke depan dapat semakin solid, kompak, dan memberi dampak luas bagi anggota dan masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya kerja sama dengan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota agar layanan IAI Riau dapat menjangkau seluruh wilayah.

“Dengan kolaborasi yang kuat antara arsitek dan stakeholder, saya yakin arsitektur Riau akan berkembang lebih maju, berdaya saing, dan memberi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” ungkap Huda.

Huda juga berharap Pemerintah Provinsi Riau segera menerbitkan lisensi arsitek sebagai syarat pengajuan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *