Banyumas – Transformasi layanan administrasi kependudukan berbasis digital terus bergulir. Kabupaten Banyumas dan Kota Depok ditunjuk sebagai wilayah percontohan implementasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Direktur Jenderal Dukcapil, Teguh Setyabudi, mengungkapkan kedua daerah ini akan menjadi lokasi piloting IKD. Fokus utama adalah transformasi layanan dan penguatan integrasi data. Tujuannya, mendukung program perlindungan sosial nasional.
"Kabupaten Banyumas dan Kota Depok kami dorong menjadi salah satu daerah piloting baru dalam percepatan implementasi IKD untuk mendukung program prioritas pemerintah di bidang Perlindungan Sosial," kata Teguh, Jumat (20/2/2026).
Teguh menambahkan, identitas digital akan memperkuat kualitas data dan meningkatkan akurasi penyaluran bantuan. Penerapan IKD dinilai sebagai gerbang menuju ekosistem layanan publik digital yang lebih luas. Masyarakat dapat mengakses berbagai layanan tanpa dokumen fisik.
Integrasi data kependudukan melalui IKD akan mempercepat dan membuat proses verifikasi layanan lebih transparan. Teguh berharap Banyumas dan Depok dapat mencontoh keberhasilan daerah lain yang telah menjalankan digitalisasi layanan kependudukan.
Kesiapan implementasi di tingkat daerah dilakukan melalui percepatan aktivasi IKD bagi penduduk. Pemerintah daerah menilai transformasi ini akan berdampak pada efisiensi birokrasi dan kemudahan akses layanan bagi masyarakat.
Kepala Dinas Dukcapil Banyumas, Agus Sriyono, menyampaikan komitmen daerahnya dalam mendukung program nasional tersebut. "Banyumas siap menjadi daerah piloting untuk program nasional digitalisasi perlindungan sosial dan kami telah menyiapkan strategi percepatan aktivasi IKD," ujarnya.
Pemerintah Kota Depok juga menyatakan hal senada. Kepala Dinas Dukcapil Kota Depok, Mary Liziawati, menilai identitas digital sebagai bagian dari modernisasi layanan administrasi. "Kami ingin masyarakat merasakan kemudahan layanan tanpa harus bergantung pada dokumen fisik," kata Mary.
Koordinasi dengan Dukcapil pusat terus diperkuat agar integrasi data berjalan optimal dan aman. Langkah ini mengemuka dalam pertemuan antara Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri dengan jajaran Dinas Dukcapil Banyumas dan Depok di Jakarta. Audiensi ini sekaligus menjadi momentum perkenalan kepala dinas baru serta pembahasan strategi percepatan digitalisasi layanan kependudukan.











