Padang – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Barat mencatat pencapaian signifikan dalam pengungkapan tindak pidana sepanjang tahun 2026. Dua operasi besar, yakni Operasi Pekat Singgalang dan operasi Sikat Singgalang, berhasil melampaui target yang ditetapkan.

Dalam konferensi pers di Mapolda Sumbar, kamis (6/8), Kabid Humas Polda Kombes Pol. Susmelawati Rosya bersama Direktur Reserse Kriminal Umum Kombes Pol.Teddy Fanani menegaskan bahwa hasil ini menunjukkan komitmen kuat kepolisian dalam menekan angka kriminalitas di wilayah tersebut.

Operasi Pekat Singgalang yang digelar pada 12-25 Februari 2026 berhasil mengungkap tujuh perkara dari target awal empat kasus. Jika digabung dengan hasil kerja jajaran Polres,efektivitas operasi ini mencapai 217 persen. “Seluruh target berhasil kami lampaui. Perkara yang ditangani Ditreskrimum sudah berstatus tahap II, artinya tersangka dan barang bukti telah diserahkan ke kejaksaan,” jelas Teddy Fanani.

Fokus utama operasi ini adalah kasus perjudian dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Petugas menangkap delapan tersangka pria serta menyita barang bukti berupa uang tunai dan perangkat perjudian.

Keberhasilan serupa juga diraih pada Operasi Sikat Singgalang yang berlangsung dari 25 Juni hingga 8 Juli 2026. Ditreskrimum mencatat tingkat keberhasilan mencapai 100 persen, sementara capaian gabungan dengan Polres mencapai angka 168 persen.

Operasi kedua ini menargetkan kejahatan konvensional seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, serta penadahan barang curian. Polisi mengamankan berbagai barang bukti mulai dari kendaraan roda empat hingga ponsel sebagai bagian dari penindakan tersebut.

“Kami terus berupaya keras untuk menekan kejahatan konvensional agar situasi kamtibmas di Sumatera Barat tetap kondusif,” tegas Teddy Fanani.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar memberikan apresiasi atas kinerja jajaran Ditreskrimum dan mendorong agar capaian ini menjadi standar minimal kedepannya. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi tindak pidana di lingkungan sekitar mereka.

“Kami mengajak masyarakat berperan aktif melaporkan aktivitas mencurigakan kepada pihak berwajib agar kinerja kepolisian semakin efektif,” ujarnya sembari meminta dukungan informasi dari warga guna memperkuat upaya pemberantasan kejahatan di daerah itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *