Agam – Bunda Literasi Kabupaten Agam, Merry Benniwarlis, mendorong penguatan budaya membaca sejak dini sebagai langkah strategis meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Pesan itu disampaikan saat menghadiri seminar literasi di SDN 10 Sangkir, Lubuk Basung, Sabtu (4/4).

Menurut Merry, literasi memiliki makna luas dan tidak terbatas pada kemampuan membaca serta menulis saja. Literasi mencakup kemampuan memahami, menganalisis, hingga mengaplikasikan informasi yang diperoleh ke dalam kehidupan sehari-hari.

"Anak-anak harus dibiasakan membaca sejak dini. Dengan membaca, wawasan akan terbuka dan pola pikir akan berkembang," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Merry memberikan apresiasi kepada pihak sekolah yang telah menginisiasi seminar literasi. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan berkelanjutan di berbagai sekolah lain di wilayah Kabupaten Agam guna memacu semangat belajar siswa.

Ia juga mengajak para guru dan orang tua berperan aktif dalam mendampingi anak-anak. Pendampingan itu diharapkan dapat meningkatkan minat baca siswa, baik saat berada di lingkungan sekolah maupun di rumah.

Seminar literasi ini diisi dengan beragam rangkaian kegiatan edukatif bagi para siswa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *