Jakarta – Kabupaten Limapuluh kota dipastikan akan menerima bantuan 210 unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) pada tahun 2026. Kepastian ini didapat setelah Bupati Safni melakukan lobi intensif ke Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

Keberhasilan ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam menyediakan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Program BSPS ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan mendesak perbaikan rumah tidak layak huni di berbagai nagari.

Bupati Safni menyatakan bahwa bantuan ini bukan sekadar angka, melainkan harapan baru bagi ratusan kepala keluarga. “Ini bukan hanya soal 210 unit rumah, tapi tentang bagaimana negara hadir untuk memastikan masyarakat kita tinggal di rumah yang layak, aman, dan bermartabat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa perjuangan untuk mendapatkan alokasi BSPS ini tidak mudah. Diperlukan komunikasi intens, argumentasi berbasis data, dan komitmen kuat untuk meyakinkan pemerintah pusat.

kepala Biro Hukum Kementerian PKP, Yenita Sari, menyambut baik permohonan Bupati Limapuluh Kota.Ia mengapresiasi keseriusan pemkab Limapuluh Kota dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat.

Program BSPS merupakan program strategis pemerintah pusat untuk meningkatkan kualitas rumah masyarakat melalui skema bantuan stimulan yang mendorong swadaya dan gotong royong warga.

Dengan tambahan 210 unit BSPS di tahun 2026, diharapkan semakin banyak masyarakat Limapuluh Kota yang merasakan dampak positif pembangunan, khususnya dalam peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan keluarga.

Bupati Safni memastikan akan mengawal pelaksanaan program ini secara transparan dan tepat sasaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *