Padang – Ketua DPRD sumatera barat, Muhidi, meninjau langsung kondisi warga terdampak banjir dan banjir bandang di Kota Padang, Senin (17/6/2024).

Muhidi memastikan penanganan darurat berjalan optimal.

Dalam kunjungannya, Muhidi menyambangi dua lokasi terdampak parah, yaitu kawasan Guo di Kecamatan Kuranji dan Lubuk Rayo, Kelurahan Koto Panjang Ikua Koto, Kecamatan Koto Tangah.

Di lokasi bencana, Muhidi berdialog dengan warga. Ia menanyakan kondisi terkini dan kebutuhan mendesak selama masa tanggap darurat.

“Bagaimana kondisi rumah dan fasilitas pasca banjir?” tanya Muhidi kepada warga.

Muhidi mendorong pemerintah daerah mempercepat penanganan pasca bencana. Ia menekankan pemenuhan kebutuhan dasar warga seperti makanan, selimut, tikar, serta kebutuhan khusus bayi, lansia, dan balita.

Politisi PKS ini menekankan pentingnya koordinasi yang solid antara pemerintah kabupaten/kota, pemerintah provinsi, Forkopimda, dan seluruh pemangku kepentingan terkait.

“Pemerintah provinsi harus menyiapkan pusat informasi yang terpadu agar tidak terjadi simpang siur informasi di lapangan,” tegas Muhidi.Dalam kunjungannya, muhidi menyerahkan bantuan berupa beras, air mineral (150 dus), telur, mie instan (10 karton), nasi bungkus (50 bungkus), biskuit, makanan bayi, pampers, dan pakaian layak pakai kepada warga terdampak.

Lurah Koto Panjang Ikua Koto, Ardi Desril, melaporkan bahwa sekitar 50 KK atau 500 jiwa di Lubuk Rayo terdampak banjir. Sebagian warga masih mengungsi, sementara yang lain tinggal di rumah keluarga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *