Padang – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk menjadikan peringatan Isra Mikraj sebagai momentum introspeksi diri. Ajakan ini disampaikan saat peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, Jumat (23/1/2026).
Mahyeldi menekankan pentingnya peningkatan kualitas ibadah, terutama salat, dan penguatan akhlak. Hal ini penting dalam kehidupan sehari-hari serta pelaksanaan tugas pemerintahan. "Marilah kita jadikan seluruh perbuatan kita bernilai ibadah di sisi Allah SWT," ujar Mahyeldi.
Ia menjelaskan bahwa setiap aktivitas dapat bernilai ibadah jika dilaksanakan dengan niat ikhlas dan sesuai tuntunan syariat. Ibadah khusus, seperti salat dan membaca Al-Qur’an, serta aktivitas harian seperti bekerja melayani masyarakat, dapat bernilai ibadah jika diniatkan karena Allah SWT dan dijalankan penuh tanggung jawab.
Dalam tausiyahnya, Hamidin Dt Rangkayo Endah mengangkat tema "Perbaiki Salatmu, Indah dan Berkah Hidupmu". Mahyeldi berharap pesan tersebut menjadi pengingat bagi seluruh jamaah dalam kehidupan sehari-hari.
"Dengan memperbaiki dan menyempurnakan salat, insyaallah perbuatan-perbuatan yang tidak baik bisa kita kurangi," kata Mahyeldi. Ia juga mengajak ASN dan non-ASN untuk memanfaatkan waktu dengan memperbanyak ibadah, baik salat wajib maupun salat sunnah.
Mahyeldi mengingatkan bahwa tujuan penciptaan manusia adalah beribadah kepada Allah SWT. Ia mengajak seluruh aparatur untuk meniatkan setiap tugas dan pekerjaan sebagai bagian dari ibadah.
Peringatan Isra Mikraj ini dihadiri oleh sekretaris daerah, para asisten, kepala organisasi perangkat daerah, serta seluruh keluarga besar Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.











