Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat 5.087.458 penumpang selama periode angkutan Lebaran 2026, dari 11 Maret hingga 1 April. Angka ini naik 8,07 persen dibandingkan periode sama tahun 2025.
Jumlah tersebut terdiri dari 4.246.274 penumpang kereta api jarak jauh (118,9 persen dari kapasitas) dan 841.184 penumpang kereta api lokal (90,7 persen dari kapasitas). Penumpang kereta api jarak jauh tumbuh 8,45 persen, sementara kereta api lokal naik 6,20 persen dibanding tahun sebelumnya.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyatakan capaian ini memotivasi perusahaan untuk terus meningkatkan ketepatan waktu dan kapasitas layanan. Pihaknya berkomitmen menjadikan kereta api sebagai pilihan utama masyarakat.
"Kepercayaan ini menjadi pijakan bagi kami untuk terus menjaga ketepatan waktu, memperkuat kapasitas layanan, serta memastikan perjalanan kereta api semakin andal," ujar Anne.
Pergerakan pelanggan selama masa angkutan Lebaran merata di berbagai wilayah operasional. Pertumbuhan penumpang tertinggi tercatat di KAI Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto (naik 11,7 persen atau 460.933 penumpang), disusul KAI Daop 4 Semarang (589.313 penumpang, naik 10 persen) dan KAI Daop 6 Yogyakarta.
KAI juga mendukung program mudik sepeda motor gratis Kementerian Perhubungan, melayani 48.740 pemudik untuk menekan penggunaan sepeda motor jarak jauh.










