Jakarta – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meningkatkan pengawasan terhadap angkutan laut menjelang Lebaran 2026. Upaya ini direalisasikan melalui pemeriksaan kelaiklautan kapal (ramp check) secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.
Sebanyak 98 Unit Pelaksana Teknis (UPT) Hubla dikerahkan untuk menjamin keamanan serta kenyamanan penumpang selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
Kasubdit Pengukuran Pendaftaran dan Kebangsaan Kapal Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub, Alwan Rasyid, menyatakan bahwa ramp check merupakan agenda rutin tahunan.
"Ramp check fokus pada kapal penumpang dan kapal pengangkut kendaraan yang melayani arus mudik dan balik Lebaran," ujar Alwan saat meninjau pemeriksaan di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu (4/2/2026) malam.
Alwan menegaskan, pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan seluruh kapal yang beroperasi memenuhi standar kelaiklautan dan keselamatan pelayaran.
Tim gabungan dari Direktorat Perkapalan dan Kepelautan Kemenhub, Biro Klasifikasi Indonesia (BKI), serta kantor kesyahbandaran dan otoritas pelabuhan setempat dilibatkan dalam pemeriksaan ini.
Instruksi ramp check berlaku untuk seluruh UPT Perhubungan Laut di Indonesia, termasuk pelabuhan utama dan pelabuhan singgah.
Kemenhub menekankan pentingnya pengawasan menyeluruh untuk menjamin kesiapan armada laut dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat selama Lebaran 2026.
"Kami ingin memastikan layanan angkutan laut berjalan aman, tertib, dan lancar," pungkas Alwan.











