Flores Timur – Kementerian Koperasi membantah keterkaitan bentrokan antarwarga Desa Waiburak dan Desa Narasaosina di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, dengan pembangunan fisik Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.
Sekretaris Kementerian Koperasi, Ahmad Zabadi, menegaskan konflik tersebut merupakan persoalan lama yang dipicu sengketa tanah ulayat secara turun-temurun.
Pernyataan ini meluruskan informasi yang beredar di masyarakat. Sebelumnya, muncul narasi yang mengaitkan bentrokan dengan kehadiran program koperasi di wilayah itu.
Zabadi memastikan program pembangunan koperasi tidak berkaitan dengan akar permasalahan konflik antarwarga.
"Ini adalah konflik lama antara Desa Waiburak dan Desa Narasaosina yang dipicu oleh sengketa tanah ulayat yang sudah ada," ujar Zabadi.










