Surabaya – Seorang pria di Surabaya, Jawa Timur, tega memutilasi kekasihnya menjadi 554 bagian. Potongan tubuh korban dibuang di Mojokerto untuk menghilangkan jejak.

Alvi, pelaku pembunuhan, menghabisi nyawa tiara di sebuah kos di Lidah Wetan, Surabaya. Keduanya telah menjalin hubungan selama lima tahun tanpa ikatan resmi.

Motif pembunuhan diduga kuat karena akumulasi masalah ekonomi, pertengkaran, hingga kecemburuan.

Alvi, yang pernah bekerja sebagai tukang jagal hewan, menggunakan pisau daging, gunting dahan, dan palu untuk memutilasi tubuh Tiara.

Kasus ini menyoroti risiko tersembunyi dari praktik living together atau hidup bersama tanpa ikatan pernikahan.

Data BKKBN tahun 2021 menunjukkan, meski angkanya kecil, fenomena ini nyata di Indonesia.Sekitar 0,6% penduduk di Indonesia melakukan living together.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *