Agam – Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, mengapresiasi kemegahan Masjid Jami’ Galuang di Nagari Sungai Pua saat kunjungan safari pada Sabtu (28/2). Iqbal menilai kemegahan masjid mencerminkan eratnya hubungan masyarakat dengan perantau.
"Masjid ini terlihat sangat megah. Ini menandakan adanya kedekatan yang kuat antara masyarakat di kampung dengan perantau," kata Iqbal.
Namun, Jorong Galuang menyimpan luka akibat galodo lahar dingin Gunung Marapi tahun 2024, menjadi titik terparah di Sungai Pua dengan kerusakan rumah dan korban jiwa. Bencana melanda hampir seluruh kecamatan di Agam, dan BNPB mencatat Agam sebagai wilayah rawan bencana.
Iqbal mengajak masyarakat bangkit membangun kembali Agam, khususnya Sungai Pua. "Bagaimana kita bisa bersama-sama tetap membangun Kabupaten Agam, khususnya di Sungai Pua ini," ujarnya.
Tiga anggota DPRD Agam dari Nagari Sungai Pua siap bersinergi dengan pemerintah daerah. Namun, pemulihan terhambat efisiensi anggaran yang berdampak pada pemotongan pos belanja, menyebabkan usulan Musrenbang belum terealisasi.
"Semoga kondisi ini segera pulih, sehingga tidak ada lagi pemotongan anggaran dan program yang sudah dimusyawarahkan bisa dilaksanakan," harapnya.
Dalam kunjungan, Iqbal menyerahkan bantuan Rp20 juta dan 50 kain sarung untuk Masjid Jami’ Galuang, diharapkan menjadi penyemangat bagi jamaah dan masyarakat.











