Jakarta – Arus mudik Lebaran 2026 mulai memadati Jalan Tol Mohamed Bin Zayed (MBZ). Sebanyak 26.449 kendaraan tercatat meninggalkan Jakarta melalui tol layang tersebut pada Rabu (11/3/2026), atau H-10 Lebaran.

PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek melaporkan bahwa jumlah ini melonjak 21,40 persen dibandingkan lalu lintas normal.

General Manager Operasi dan Pemeliharaan PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek, Desti Anggraeni, menyampaikan keterangan tertulis pada Kamis (12/3/2026).

Kendaraan yang menuju Jakarta juga mengalami peningkatan. Sebanyak 23.060 kendaraan terpantau masuk Jakarta, naik 4,39 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 22.090 kendaraan.

Desti menjelaskan, peningkatan kendaraan yang keluar Jakarta terjadi sepanjang hari. Peningkatan tercatat pada pagi hari sebesar 18,31 persen, siang hari 8,60 persen, dan malam hari melonjak hingga 60,71 persen.

Kenaikan volume kendaraan yang masuk Jakarta juga terjadi pada pagi hari sebesar 16,97 persen dan malam hari 15,43 persen. Namun, pada siang hari, terjadi penurunan sebesar 8,20 persen.

Jasamarga memastikan bahwa, meski terjadi peningkatan volume kendaraan, arus lalu lintas tetap lancar dan terkendali.

Jasamarga mengimbau pengguna jalan untuk menjaga kesehatan, memastikan kendaraan dalam kondisi prima, serta mengantisipasi perubahan cuaca.

"Sehingga perjalanan dapat berlangsung aman dan nyaman hingga sampai ke tempat tujuan," ujar Desti.

Sebelumnya, PT Jasa Marga (Persero) Tbk memprediksi 3,67 juta unit kendaraan akan melintasi jalan tol selama periode mudik Lebaran. Angka ini naik 1,4 persen dari periode Lebaran 2025 dan lebih tinggi 14 persen dari arus normal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *