Bukittinggi – Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-41 Tingkat Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) tahun 2025 resmi ditutup di Kota Bukittinggi, Kamis (18/12/2025).
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumbar, Arry Yuswandi, menegaskan MTQN bukan sekadar ajang lomba.
Namun, MTQN adalah upaya membumikan nilai-nilai al-Qur’an.
“MTQ memiliki makna strategis dalam membangun karakter masyarakat Sumbar,” ujar arry Yuswandi saat penutupan acara.
Ia menambahkan, nilai-nilai Al-Qur’an harus menjadi fondasi moral dan etika pembangunan daerah.Arry menilai,MTQN menjadi ruang konsolidasi ukhuwah Islamiyah dan syiar Al-Qur’an.
Semangat religius sejalan dengan visi Sumbar yang berlandaskan adat dan nilai keagamaan.
Apresiasi diberikan kepada Pemerintah Kota Bukittinggi, LPTQ, dewan hakim, panitia, aparat keamanan, relawan, dan masyarakat atas suksesnya acara.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, kami menyampaikan terima kasih atas kerja keras dan dedikasi semua pihak,” ungkapnya.
Sekdaprov juga memberikan selamat kepada para peserta yang berprestasi dan mendorong mereka untuk terus meningkatkan diri.
Bagi yang belum berhasil, ia berpesan agar tetap istiqamah mempelajari dan mengamalkan Al-Qur’an.
MTQN XLI Sumbar mengusung tema “Dari Bukittinggi Kota Perjuangan, Kita Bumikan al-Qur’an untuk Sumatera Barat Unggul Menuju indonesia Emas.”
Tema ini diharapkan menjadi pengingat bahwa nilai-nilai Al-Qur’an harus terus hidup dalam setiap aspek pembangunan daerah.
Penutupan MTQN XLI menandai berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan, dengan harapan semangat Qur’ani terus terjaga.











