Langsa – PT PLN (Persero) secara resmi mengoperasikan jalur kedua transmisi 150 kV Pangkalan Brandan-Langsa pada Selasa (30/12/2025), guna memperkuat pasokan listrik di Aceh pascabencana banjir bandang dan tanah longsor. Pengoperasian ini melengkapi jalur pertama yang telah beroperasi.

Darmawan Prasodjo, Direktur Utama PLN, menyatakan bahwa pengoperasian jalur ini merupakan bagian penting dari upaya pemulihan sistem kelistrikan. "Beroperasinya jalur Pangkalan Brandan-Langsa jalur kedua ini menjadi bagian penting dari langkah pemulihan sistem kelistrikan dan penguatan transmisi pascabencana agar pasokan listrik ke wilayah Aceh semakin andal," ujar Darmawan.

Dengan beroperasinya dua jalur transmisi, pasokan listrik ke Aceh dipastikan semakin kuat dan stabil. PLN juga telah berhasil memulihkan interkoneksi Sumatra yang sempat terisolasi akibat bencana.

Amiruddin, General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengaturan Beban (UIP3B) Sumatera, menjelaskan bahwa pengoperasian jalur kedua ini meminimalisir potensi gangguan. "Pengoperasian penuh transmisi Pangkalan Brandan-Langsa memperkuat interkoneksi Aceh-Sumatra. Dengan sistem yang kembali berlapis, stabilitas penyaluran daya dapat dijaga dengan lebih baik, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan ke depan," kata Amiruddin.

Sebelumnya, PLN juga telah mengoperasikan jalur kedua transmisi Arun-Bireuen.

Fadhlullah, Wakil Gubernur Aceh, mengapresiasi langkah cepat PLN dalam memulihkan dan memperkuat sistem kelistrikan Aceh. "Atas nama Pemerintah Aceh, kami menyampaikan apresiasi kepada PLN atas upaya berkelanjutan dalam memulihkan sekaligus memperkuat keandalan listrik Aceh," pungkas Fadhlullah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *