Padang – PT Semen Padang, anak perusahaan SIG, aktif mendukung pemulihan pascabencana banjir bandang di Sumatera Barat dengan menyuplai semen untuk pembangunan 181 hunian sementara (huntara). Sebanyak 3.310 zak Semen Padang digunakan dalam pembangunan huntara di tiga kabupaten.

Pembangunan huntara ini diharapkan menyediakan tempat tinggal layak bagi warga yang kehilangan rumah. Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, mengapresiasi dukungan PT Semen Padang dalam rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Mahyeldi menekankan pentingnya sinergi berkelanjutan antara pemerintah provinsi dan PT Semen Padang. "Kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur mencapai 80 persen dari total Rp22 triliun yang kami usulkan," kata Mahyeldi saat bertemu jajaran direksi SIG dan PT Semen Padang, Kamis (8/1/2026).

Ia berharap PT Semen Padang memaksimalkan perannya, terutama dengan produk green cement yang mendukung konsep Green Province. Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, berterima kasih atas kepercayaan pemerintah daerah terhadap produk lokal.

"Dengan digunakannya Semen Padang pada pembangunan 181 unit huntara, kami berterima kasih atas kepercayaan pemerintah provinsi dan kabupaten," ujar Win. Win berharap sinergi antara pemerintah dan industri lokal terus diperkuat dalam berbagai program pembangunan daerah.

Rincian pembangunan huntara meliputi 117 unit di Pasar Kayu Pasak, Kabupaten Agam; 34 unit di Anduring, Kabupaten Padang Pariaman; dan 30 unit di Koto Baru, Kabupaten Pesisir Selatan. PT Semen Padang berkomitmen untuk terus hadir melalui program tanggung jawab sosial sejak hari pertama bencana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *