Jakarta – PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 274,96 triliun dalam 17 tahun terakhir, mendanai proyek senilai total Rp 1,18 triliun. Hal ini terungkap pada acara syukuran ulang tahun ke-17 PT SMI di Jakarta (22/2/2026).
Direktur Utama PT SMI, Reynaldi Hermansjah, menyatakan bahwa angka tersebut mencerminkan "keterlibatan nyata dalam kehidupan sosial-ekonomi masyarakat Indonesia." Pembiayaan ini berkontribusi senilai Rp 1,16 triliun dan menciptakan lapangan kerja bagi 10,9 juta orang.
Wakil Menteri Keuangan, Juda Agung, menekankan pentingnya mengukur dampak dari setiap pembiayaan. "Jangan cepat puas hanya karena proyek selesai atau uang tersalurkan. Yang terpenting adalah perubahan yang dihasilkan dan dampaknya bagi masyarakat serta kualitas hidup mereka," tegas Juda.
Juda mendorong PT SMI untuk memanfaatkan blended finance dalam pendanaan proyek berkelanjutan dan sosial, serta mengapresiasi portofolio pembiayaan hijau PT SMI yang mencapai Rp 36,5 triliun hingga akhir tahun 2025.
Sebagai Special Mission Vehicle (SMV) di bawah koordinasi Kementerian Keuangan, PT SMI bertransformasi menjadi Development Finance Institution (DFI) dengan tiga pilar bisnis utama: pembiayaan komersial, pembiayaan publik, serta jasa konsultasi dan pengembangan proyek. Salah satu contoh dukungan PT SMI adalah pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Sion di Sumatera Utara.










