Solok – RSUD Serambi Madinah Kota Solok berbenah dengan menerapkan sistem pelayanan terintegrasi berbasis digital. Langkah ini merupakan bagian dari transformasi digital layanan publik yang digencarkan Pemerintah Kota Solok, terutama di sektor kesehatan.
Direktur RSUD Serambi Madinah, Dessy Syafril, menyatakan komitmen untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau. Pemanfaatan teknologi modern menjadi kunci dalam mewujudkan komitmen tersebut.
Saat ini, RSUD Serambi Madinah mengembangkan penggunaan software khanza sebagai Sistem Informasi Manajemen rumah Sakit (SIM-RS). integrasi layanan dengan platform SATUSEHAT milik Kementerian Kesehatan juga menjadi fokus utama.
Inovasi lain yang dihadirkan adalah penyediaan fasilitas air siap minum di lingkungan rumah sakit. Pasien BPJS Kesehatan dapat mendaftar daring melalui aplikasi Mobile JKN, sementara pasien umum melalui website resmi RSUD.
“Melalui aplikasi, pasien bisa mendaftar rawat jalan tanpa harus datang langsung ke rumah sakit. Ini membantu mengurangi antrean dan memungkinkan pasien datang sesuai jadwal,” jelas Dessy.
pasien juga dapat mengakses jadwal praktik dokter serta informasi ketersediaan ruang rawat inap.
RSUD Serambi Madinah menyediakan layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) 24 jam, rawat jalan umum, serta berbagai layanan spesialis.fasilitas yang tersedia meliputi ICU,PICU/NICU,radiologi,laboratorium,kamar operasi,hingga layanan ambulans.
Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, menekankan pentingnya pengembangan aplikasi dan layanan digital yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Aplikasi yang dikembangkan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik dari sisi kemudahan akses informasi maupun peningkatan kualitas pelayanan,” katanya.Pemerintah Kota Solok berkomitmen menghadirkan layanan publik yang cepat,transparan,dan terintegrasi melalui pemanfaatan teknologi informasi. Digitalisasi layanan RSUD Serambi Madinah menjadi salah satu program unggulan daerah.











