Jakarta – Kabar gembira bagi para pemudik! Pemerintah mengumumkan diskon tarif tol sebesar 30% untuk perjalanan jarak jauh selama periode mudik dan balik Lebaran 2026. Diskon ini berlaku bagi pengguna jalan tol yang melakukan pembayaran menggunakan uang elektronik.
Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, memastikan bahwa seluruh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) telah menyetujui skema diskon ini. "Semua BUJT langsung setuju, sudah disepakati untuk ruas serta waktunya sudah disampaikan oleh Kepala BPJT," ujar Dody dalam keterangan tertulis, Jumat (6/3/2026).
Diskon tarif tol akan berlaku pada 15-16 Maret 2026 untuk arus mudik, dan 26-27 Maret 2026 untuk arus balik. Sejumlah ruas tol yang akan mendapatkan diskon antara lain: Jakarta–Cikampek, Jakarta–Cikampek Elevated (MBZ), Cikampek–Palimanan, Palimanan–Kanci, Kanci–Pejagan, Pejagan–Pemalang, Pemalang–Batang, Batang–Semarang, Semarang ABC, Cipularang, Padaleunyi, Tangerang–Merak, Cimanggis–Cibitung, Cileunyi–Sumedang–Dawuan (Cisumdawu), dan Kelapa Gading–Pulogebang.
Potongan tarif juga berlaku pada ruas tol di luar Pulau Jawa, seperti Bakauheni–Terbanggi Besar hingga Sigli–Banda Aceh Seksi 2–6. Kementerian PU juga memastikan kesiapan infrastruktur jalan untuk mendukung kelancaran mudik Lebaran.
Jaringan jalan nasional non-tol sepanjang 47.603,39 kilometer dalam kondisi mantap mencapai 93,5 persen. Sementara itu, jalan tol yang siap melayani arus mudik mencapai 3.115,98 kilometer yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Kementerian PU juga menyiapkan 496 posko mudik yang tersebar di seluruh Indonesia. Posko ini berfungsi sebagai pusat koordinasi pemantauan kondisi lalu lintas dan penanganan cepat apabila terjadi gangguan pada jalur mudik.
Masyarakat dapat mengakses informasi terkini mengenai kondisi jalan melalui situs resmi Kementerian PU, mudik.pu.go.id, atau melalui aplikasi Travoy (Jasa Marga) dan HK Toll Apps (Hutama Karya). Pengaduan terkait kondisi jalan juga dapat disampaikan melalui kanal layanan “Halo Pak Dody” di Instagram @dody_hanggodo.
Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PU, Roy Rizali Anwar, menyatakan bahwa kementeriannya telah menyiapkan strategi untuk memastikan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran. Kementerian PU juga menyiapkan disaster relief unit (DRU) yang terdiri dari peralatan berat, material, serta personel pendukung yang siaga di berbagai wilayah untuk mengantisipasi potensi gangguan pada jalur mudik.
Sebanyak 1.461 unit peralatan disiapkan dan disebar di seluruh Indonesia selama periode siaga mudik.











