Padang – Embarkasi Padang resmi memulai pemberangkatan jemaah haji musim 2026 dengan kedatangan kelompok terbang pertama di Asrama Haji Tabing, Kamis (23/4/2026). Kloter perdana itu dijadwalkan terbang ke Madinah pada Jumat dini hari.Setibanya di asrama, para jemaah langsung menjalani layanan One Stop Service (OSS). Layanan ini meliputi pemeriksaan kesehatan, pembagian gelang identitas, paspor, manifes, kartu nusuk, uang saku atau living cost, hingga penempatan kamar.Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat, M. Rifki, mengatakan kloter pertama berjumlah 391 orang, termasuk petugas kloter, petugas haji daerah, dan pembimbing KBIHU. Ia menyebut semestinya jumlah jemaah pada kloter itu mencapai 393 orang.

“Seharusnya jemaah kloter 1 berjumlah 393 orang,namun dua jemaah tertunda keberangkatannya karena alasan kesehatan,” ujar Rifki.Ia menjelaskan,dua kursi yang kosong akan diisi pada kloter berikutnya sesuai kesiapan jemaah. Rifki berharap dua jemaah yang tertunda itu dapat diberangkatkan pada kloter selanjutnya.

Rifki menuturkan, kloter pertama akan lepas landas ke Madinah pada Jumat (24/4/2026) pukul 01.05 WIB. Proses boarding dimulai sejak pukul 22.00 WIB di Asrama Haji.

“Sekitar lima jam sebelum keberangkatan, seluruh proses boarding sudah dilakukan di asrama. Nanti suasananya akan seperti terminal keberangkatan internasional,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemeriksaan dan pengamanan akan diperketat, termasuk penggunaan X-ray dan pengawasan petugas keamanan bandara. Karena itu, ia mengimbau jemaah mematuhi aturan keselamatan penerbangan dan tidak membawa barang yang dapat menghambat pemeriksaan.

Pada musim haji 2026, Embarkasi Padang akan memberangkatkan total 5.402 jemaah dari Sumatera Barat dan Bengkulu dalam 14 kelompok terbang.Rifki juga menyebut sebagian jemaah asal Bengkulu tidak melalui Asrama Haji Padang,melainkan langsung menuju bandara dari daerah asal sesuai skema yang berlaku.

“Target kita seluruh kuota dapat terserap optimal. Jika ada kekosongan,akan diisi pada kloter berikutnya,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *