Padang – Fakultas Teknik Universitas Andalas (FT unand) tawarkan solusi irigasi berbasis energi terbarukan untuk tingkatkan produktivitas petani di Sumatera Barat.

Solusi ini diharapkan dapat mengatasi masalah pengairan lahan pertanian secara berkelanjutan.

Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) FT Unand memperkenalkan pompa air tenaga surya di Nagari Tanjung Barulak, Tanah Datar, Jumat (4/7/2025).

Dekan FT Unand, Is prima Nanda, menyebut sosialisasi “Penerapan Teknologi Energi Terbarukan: Solar Pump sebagai Solusi Irigasi Berkelanjutan” mendapat respons positif dari masyarakat.

Masyarakat setempat berharap solusi irigasi ini dapat mengatasi masalah pengairan lahan pertanian.

Sebagai tindak lanjut, tim pengabdian FT Unand akan mengembangkan dan memperkenalkan prototipe sistem Solar Pump untuk diuji coba di Nagari Tanjung Barulak.”Teknologi ini dirancang agar praktis, efisien, dan terjangkau bagi petani lokal,” kata Is Prima Nanda.

Prototipe Solar Pump menggunakan energi surya untuk memompa air dari sumber air ke tempat yang lebih tinggi atau ke sistem irigasi.

Komponen utamanya meliputi panel surya, pompa air, kontroler, dan baterai.

Sistem ini dapat digunakan untuk irigasi pertanian, penyediaan air minum, dan pengairan tambak.Kelebihan Solar Pump adalah penggunaan energi terbarukan, biaya operasional rendah, mudah digunakan, dan cocok untuk daerah terpencil tanpa akses listrik.

Tim PKM ini dipimpin oleh Ir. Insannul kamil, dengan dukungan dari berbagai pihak di FT Unand.Is Prima Nanda berharap masyarakat dapat memahami manfaat energi terbarukan dan mengimplementasikan teknologi ini secara mandiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *