Padang – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional II Sumatera Barat (Sumbar) meningkatkan frekuensi sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang menjadi agenda rutin mingguan mulai tahun 2026. Langkah ini diambil untuk menekan angka kecelakaan dan meningkatkan kesadaran masyarakat.
KAI Divre II Sumbar telah melaksanakan sosialisasi intensif di empat titik rawan kecelakaan hingga pekan ketiga Januari 2026. Lokasi sosialisasi meliputi lintas Padang-Tabing (Km 11+500) dan lintas Lubuk Alung-Kayutanam (Km 42+8/9, Km 43+800, dan Km 45+5/6).
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menjelaskan, sosialisasi dilakukan dengan berbagai cara persuasif, mulai dari pemasangan spanduk, pembagian stiker keselamatan, hingga imbauan langsung melalui pengeras suara. Selain sosialisasi, KAI juga memberikan bantuan sembako kepada para penjaga perlintasan, termasuk relawan masyarakat.
Reza mengatakan, "Mereka adalah mitra kami di lapangan yang memiliki peran vital dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan." Sepanjang tahun 2025, KAI Divre II Sumbar mencatat telah melaksanakan 128 kegiatan sosialisasi di berbagai titik perlintasan dan sekolah.
Reza menegaskan, palang pintu dan rambu hanyalah alat bantu. Kunci utama keselamatan tetap berada pada kedisiplinan individu. "Palang pintu, rambu berhenti, maupun klakson masinis (Semboyan 40) tidak akan efektif tanpa kepatuhan pengguna jalan," tegasnya.
Masyarakat diimbau untuk selalu mendahulukan perjalanan kereta api sesuai dengan amanah undang-undang. Hal ini tertuang dalam UU Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian dan UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Reza mengimbau, "Kunci keselamatan sederhana: Berhenti, tengok kiri-kanan, dan pastikan aman sebelum melintas. Jangan pernah mencoba menerobos saat sirine sudah berbunyi atau palang mulai turun."
KAI Divre II Sumbar mengapresiasi dukungan pemerintah daerah, Balai Teknik Perkeretaapian (BTP), dan masyarakat dalam menjaga keamanan jalur KA. Masyarakat dapat melaporkan potensi bahaya atau aktivitas mencurigakan di jalur kereta melalui stasiun terdekat, Contact Center KAI 121, atau WhatsApp 08111-2111-121.











