Jakarta – Lintasarta, bagian dari Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) Group, menyalurkan bantuan sosial kepada lebih dari 1.500 orang di lima kota selama Ramadan 1447 Hijriah sebagai wujud komitmen perusahaan dalam berbagi di bulan suci.

Program sosial Lintasarta menjangkau masyarakat di Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Makassar, dan Aceh, dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam setiap kegiatan.

Director & Chief Financial Officer Lintasarta, Hariyadi Ramelan, menegaskan pentingnya kepedulian sosial di era digital. Ia menyatakan kemajuan teknologi harus diimbangi dengan aksi nyata untuk membantu sesama.

"Sebagai penggerak transformasi digital nasional, kami percaya kemajuan teknologi digital harus berjalan berdampingan dengan kepedulian sosial," kata Hariyadi, Selasa (10/3/2026).

Mengusung tema "Learning to Care & Action to Share", inisiatif Lintasarta meliputi dukungan fasilitas ibadah, pemberdayaan UMKM, dan edukasi lingkungan.

Salah satu program utama adalah revitalisasi fasilitas ibadah melalui "Surau Kita Berdaya" yang bekerja sama dengan Indosat Ooredoo Hutchison. Program ini berfokus pada pemulihan fasilitas ibadah yang terdampak bencana.

Di Aceh Tamiang, Lintasarta memberikan bantuan perlengkapan ibadah untuk Musala Al-Ikhsan. Bantuan ini diharapkan dapat menghidupkan kembali aktivitas sosial dan keagamaan masyarakat pasca bencana.

Revitalisasi juga dilakukan di Masjid Abu Bakar As-Sidiq di Maros, Musala Mansaul Ridho 2 di Tuban, dan Musala Al Ikhlas di Purwodadi.

Selain itu, Lintasarta juga menggelar "Warung Berkah Ramadan" untuk mendukung ekonomi lokal. Program ini melibatkan UMKM dan warung makan lokal untuk menyediakan makanan bergizi gratis bagi dhuafa dan anak yatim.

Program ini menjangkau ratusan penerima manfaat di berbagai kota, dengan rincian 350 penerima manfaat di Surabaya, 300 di Makassar, dan 250 di Yogyakarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *