Padang – Monitoring dan evaluasi (Monev) Komisi Informasi (KI) Sumatera Barat memasuki hari ketiga dengan antusiasme tinggi dari pimpinan badan publik. Partisipasi yang melebihi ekspektasi ini membuat Ketua Tim Monev KI Sumbar, Mona Sisca, terkejut.
Monev yang berlangsung sejak 7 hingga 16 Oktober 2025 di Kantor KI Sumbar, Jalan Sisingamangaraja, Padang, diikuti oleh 128 badan publik dari 11 kategori.
Meskipun sempat diragukan karena pemotongan anggaran, Monev tetap terlaksana berkat amanah Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.
Presentasi badan publik menghadirkan empat panelis, termasuk Mona Sisca, Musfi yendra, Idham Fadhli dari KI Sumbar, dan tokoh keterbukaan informasi Sumatera Barat, HM. Nurnas.
Pada hari pertama, 16 pimpinan badan publik dari kategori pemerintah kabupaten dan kota hadir, termasuk sembilan kepala daerah dan wali Kota Padang.
Hari kedua diisi dengan presentasi dari instansi vertikal, seperti Bawaslu Sumbar, KPU Sumbar, BPS Sumbar, LLDIKTI, dan Pengadilan Tinggi Sumbar.
Hari ketiga menampilkan kategori lembaga yudikatif,dengan Ketua Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama se-Sumatera Barat memberikan pemaparan.
“Euforia kehadiran pimpinan badan publik ini sungguh melebihi ekspektasi kami,” ujar Mona Sisca, yang menilai partisipasi tinggi ini mencerminkan komitmen terhadap keterbukaan informasi.
Mona Sisca juga mengapresiasi kerja sama solid antara komisioner, tim Monev, dan dukungan dari mitra KI Sumbar.











