Payakumbuh – SMKN 3 Payakumbuh merayakan hari jadinya yang ke-33 melalui kegiatan Gebyar SMKN 3 pada Selasa (12/6/2026). Di momen itu, sekolah menandatangani nota kesepahaman atau MoU dengan enam organisasi perangkat daerah (OPD) untuk memperkuat sinergi pendidikan dan pembangunan daerah.
Enam OPD yang terlibat dalam kerja sama tersebut yakni Dinas Lingkungan Hidup,DP3AP2KB,Satpol PP,BNN,Dinas Koperasi dan UMKM,serta Polres Kota Payakumbuh.
Kepala dinas Pendidikan Kota payakumbuh, Nalfira, yang hadir mewakili Wali Kota Payakumbuh, mengapresiasi langkah SMKN 3 Payakumbuh dalam membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah.
Menurut dia, langkah itu menunjukkan eksistensi sekolah dalam menampilkan potensi siswa sekaligus memberi kontribusi nyata bagi masyarakat.
“tahun 2026 ini nilai pendidikan di Sumatera Barat mengalami penurunan, termasuk Payakumbuh yang turun ke tingkat pratama. Karena itu kolaborasi nyata seperti ini menjadi sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan,” ujarnya.
Nalfira menegaskan,kerja sama antara OPD dan sekolah tidak boleh berhenti pada tataran formalitas. Ia menilai kemitraan itu harus menjadi penghubung antara program pemerintah dan dunia pendidikan agar manfaatnya langsung dirasakan siswa, guru, dan masyarakat.
“MoU ini bertujuan membawa program pemerintah ke dunia pendidikan,membekali siswa dengan pengetahuan nyata,menyiapkan masa depan generasi muda,serta menciptakan sinergi pembangunan daerah. jadi ini bukan sekadar tanda tangan, tetapi langkah strategis untuk masa depan,” katanya.
Dari unsur OPD, Kepala Satpol PP Kota Payakumbuh Dewi Novita juga menyambut positif kerja sama tersebut. Ia menilai kolaborasi ini penting sebagai upaya preventif dalam pembinaan generasi muda, terutama untuk menumbuhkan disiplin, ketertiban, dan kesadaran hukum di kalangan pelajar.
“Kami berharap melalui MoU ini, Satpol PP dapat berperan aktif memberikan edukasi dan pembinaan kepada siswa terkait ketertiban umum, kedisiplinan, serta wawasan kebangsaan. Generasi muda harus dipersiapkan tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter dan taat aturan,” ujar Dewi.
Sementara itu, Kepala SMKN 3 Payakumbuh, Dra. Wismarni, menyebut usia ke-33 sebagai perjalanan panjang yang penuh tantangan sekaligus prestasi. Ia berharap momentum ulang tahun ini menjadi penyemangat bagi seluruh warga sekolah untuk terus meningkatkan mutu pendidikan serta memperkuat hubungan dengan dunia usaha dan industri.
“Gebyar SMK dan Anniversary ke-33 ini bukan hanya perayaan, tetapi juga wujud komitmen kami untuk terus berkembang, berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan dan masyarakat,” tuturnya.
Penandatanganan MoU menjadi salah satu agenda utama dalam Gebyar SMKN 3 Payakumbuh ke-33. Kegiatan ini menegaskan upaya sekolah membangun pendidikan berbasis kolaborasi untuk mencetak generasi muda yang siap menghadapi tantangan masa depan dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.











