Ternate – Sejumlah raja adat, sultan, datuk, dan tokoh adat dari seluruh Indonesia mendeklarasikan Forum Keberagaman Nusantara (FKN) di Kesultanan Ternate, Senin (27/10/2025).
Deklarasi ini bertujuan menyongsong satu abad Kemerdekaan Indonesia.
Mantan wakil Presiden RI, K.H. Ma’ruf Amin, hadir sebagai wujud komitmen FKN dalam memperkuat nilai-nilai kebinekaan dan persatuan.
K.H. Ma’ruf Amin, yang juga Ketua Dewan Pembina FKN Pusat, menjelaskan bahwa deklarasi ini merupakan kelanjutan dari deklarasi sebelumnya di Medan pada tahun 2023.
“Gaung yang kita lakukan hari ini melibatkan seluruh pemangku adat para Sultan, Raja-raja, Datuk dan tokoh di seluruh Nusantara yang dikumpulkan di Kesultanan Ternate untuk terjalin kebersamaan untuk menjaga keberagaman,” jelas K.H. Ma’ruf amin.
Ketua Umum Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumbar, Prof. Dr.Fauzi Bahar, M.Si Dt. Sati, juga hadir dengan pakaian kebesaran penghulu Minangkabau.
Selain itu, tampak hadir Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau, ketua adat dari Kalimantan, raja dan sultan dari Sulawesi, Sultan Deli, ketua adat Banten, ketua suku dari Papua, dan Sultan Ternate Hidayat Mudaffar Sjah selaku tuan rumah.
Deklarasi FKN tahun 2025 menghasilkan beberapa poin penting.
poin tersebut diantaranya menjunjung tinggi Pancasila, menjaga komitmen menghargai perbedaan, melawan diskriminasi, mendorong kolaborasi lintas generasi, menghidupkan kembali nilai-nilai leluhur, dan menumbuhkan rasa saling menghormati.
Ketum LKAAM Sumbar, Prof. Dr. Fauzi Bahar, M.Si Dt. Sati,menekankan pentingnya forum ini sebagai jawaban atas polarisasi dan potensi konflik di era digital.
“Keberagaman nusantara adalah kekayaan Indonesia yang berasal dari berbagai suku, agama, ras, bahasa dan budaya. Semuanya terikat dalam satu kesatuan bangsa dibawah semboyan Bhineka Tunggal Ika,” kata Fauzi Bahar Dt. Sati.
FKN diharapkan dapat terus merajut kebhinekaan dan menyatukan kekuatan bangsa, serta menjaga kerukunan dan mewujudkan cita-cita bangsa.











