Limapuluh Kota – Satu tahun kepemimpinan Bupati Safni Sikumbang dan Wakil Bupati Ahlul Badrito Resha di Kabupaten Limapuluh Kota ditandai capaian signifikan di sektor pendidikan, kesehatan, pertanian, dan ekonomi kerakyatan. Pasangan SAKATO dilantik 20 Februari 2025, bergerak cepat memetakan potensi SDM dan SDA demi kemajuan daerah.

Penolakan pembelian mobil dinas baru menjadi langkah berani. Bupati Safni mengalihkan anggaran untuk membeli alat berat ekskavator, mengingat Limapuluh Kota rawan bencana alam. Komunikasi intensif dengan pemerintah pusat dilakukan untuk meyakinkan potensi SDA dan SDM.

Kucuran dana miliaran rupiah berhasil didapatkan untuk merehabilitasi daerah irigasi melalui Inpres 2/2025 dari Kementerian PUPR. Bantuan alat pertanian dan bibit padi unggul juga diperoleh melalui dukungan anggota DPR-RI Cindy Monica Salsabila.

Di bidang pendidikan, Bupati Safni menggagas pembangunan SMA Taruna Nusantara dan Sekolah Rakyat. "Kami ingin ada sekolah unggulan berskala nasional di daerah, agar anak-anak di Limapuluh Kota dan sekitarnya punya akses pendidikan bermutu tanpa harus jauh ke luar provinsi," kata Bupati Safni.

Pemkab Limapuluh Kota meluncurkan program "Sakato Mangaji" mewajibkan siswa membaca Al-Quran selama 15 menit sebelum pelajaran. Program SAKATOLIKO hadir memberikan jaminan BPJS Ketenagakerjaan untuk melindungi pekerja rentan.

Wakil Bupati Ahlul Abdrito Resha meluncurkan branding daerah sebagai The Central Of Agro. Langkah ini bertujuan memperkuat citra daerah sebagai pusat agrobisnis dan agroindustri berbasis potensi lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *