Jakarta – Stasiun Pasar Senen mengalami penurunan volume pemudik pada H-1 Lebaran, Jumat (20/3/2026), meski ribuan penumpang masih memadati stasiun untuk mudik jelang Hari Raya Idul Fitri. PT KAI Daop 1 Jakarta mencatat 8.802 penumpang diberangkatkan dari Stasiun Pasar Senen hingga Jumat pagi.

KAI memprediksi angka ini akan bertambah hingga tengah malam, namun tidak setinggi puncak arus mudik pada H-3 yang mencapai lebih dari 24 ribu penumpang. "Kemarin (H-2) di Pasar Senen tercatat 18 ribu lebih penumpang, sementara yang paling tinggi itu di tanggal H-3 yaitu 24 ribu lebih," kata Manager Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo.

Sejumlah pemudik mengaku baru bisa mudik pada H-1 Lebaran karena kesulitan mendapatkan tiket. Mala, pemudik asal Kedoya, Jakarta Barat, mengungkapkan dirinya baru mendapatkan tiket ke Cilacap setelah berusaha sejak jauh hari. "Rencananya (mudik) tanggal 19 Maret, tapi enggak dapet, jadi dapatnya sekarang," ujarnya.

Senada, Nur Arifin, pemudik lainnya, juga mengaku baru mendapatkan tiket keberangkatan sehari menjelang Lebaran. "Tadinya ingin H-3. Cuma kebetulan dapatnya H-1. Karena mudik menggunakan KAI itu kan juga sangat banyak peminatnya," ungkapnya.

Secara keseluruhan, KAI mencatat lebih dari 50 ribu penumpang berangkat dari seluruh stasiun di wilayah Daop 1 Jakarta pada H-1 Lebaran. PT KAI Daop 1 Jakarta tetap menyiagakan pelayanan maksimal untuk mengantisipasi kepadatan di menit-menit terakhir sebelum hari raya, meski volume penumpang mulai melandai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *