Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (KAI) melaporkan antusiasme tinggi masyarakat terhadap perjalanan kereta api selama periode Angkutan Lebaran 2026. Hingga Rabu, 18 Maret 2026, KAI mencatat penjualan 3.483.469 tiket, mencakup 77,4% dari total 4.498.696 kursi yang disediakan.

Data tersebut merupakan akumulasi penjualan tiket untuk keberangkatan mulai 11 Maret hingga 1 April 2026, terhitung hingga pukul 10.00 WIB. Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyatakan bahwa masih tersedia 1.015.227 tiket untuk berbagai rute.

"Tren perjalanan mudik dengan kereta api terus menguat sejak pertengahan Maret," ujar Anne dalam keterangan tertulis.

Untuk layanan kereta api jarak jauh, KAI mencatat penjualan 3.141.282 tiket atau 87,9% dari total 3.571.760 tempat duduk. Saat ini, masih ada 430.478 tiket yang tersedia untuk dipesan. Sementara itu, penjualan tiket kereta api lokal mencapai 342.187 atau 36,9% dari total 926.936 tempat duduk yang tersedia, dengan 584.749 tempat duduk masih bisa dibeli.

Anne menjelaskan bahwa penjualan tiket kereta api lokal diperkirakan akan terus meningkat menjelang tanggal keberangkatan.

"Dengan ketersediaan kapasitas yang masih cukup besar, KAI mengajak masyarakat segera merencanakan perjalanan Lebaran dengan baik," imbuhnya.

Selama tujuh hari pertama masa Angkutan Lebaran (11-17 Maret 2026), kereta api jarak jauh telah melayani 1.125.378 penumpang di berbagai relasi di Pulau Jawa dan Sumatera. Pergerakan penumpang hari ini diperkirakan tetap tinggi, dengan sekitar 188.678 pelanggan kereta api jarak jauh yang dijadwalkan bepergian. Tingkat okupansi sementara mencapai 115,4%.

Beberapa kereta api dengan permintaan tinggi selama periode angkutan Lebaran 2026 antara lain KA Airlangga, KA Joglosemarkerto, KA Sri Tanjung, KA Bengawan, KA Kahuripan, dan KA Rajabasa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *