Painan – Rumah Tahanan Negara Kelas II B Painan menggelar penggeledahan blok kamar warga binaan disertai tes urine pada Jumat (8/5/2026) sebagai langkah pencegahan peredaran narkoba, penggunaan handphone ilegal, dan praktik penipuan di lingkungan rutan.

Kegiatan itu melibatkan unsur Kodim 0311/Pessel, Polsek IV Jurai, Polres Pessel, serta LSM, dengan dipimpin langsung Kepala Rutan Kelas II B Painan, Hastono, bersama jajaran petugas.

Sebelum razia dimulai, hastono membacakan ikrar pemasyarakatan bertajuk “Bersih dari Handphone, Narkoba, dan Penipuan”. Ia kemudian menandatangani fakta integritas sebagai bentuk komitmen menjalankan langkah antisipasi di dalam rutan.

Hastono mengatakan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut instruksi pusat yang mewajibkan seluruh rutan dan lapas di Indonesia menyatakan sikap serupa.

“Kegiatan ini serentak dilaksanakan di seluruh Rutan dan Lapas di seluruh Indonesia,” tegas Hastono.

Ia menjelaskan, langkah tersebut bertujuan mencegah sekaligus mendeteksi dini potensi peredaran narkoba, penggunaan handphone, dan penipuan yang dapat mengganggu keamanan serta kenyamanan di Rutan Kelas II B Painan.

menurut Hastono, kegiatan serupa juga rutin dilakukan setiap pekan. Selain itu, petugas menerapkan pemeriksaan selektif terhadap setiap barang bawaan tamu yang masuk ke dalam rutan guna mengantisipasi gangguan keamanan dan keselamatan warga binaan.

Ia juga menegaskan agar ikrar dan fakta integritas tidak berhenti sebagai seremonial semata, melainkan benar-benar dijalankan sesuai aturan dan SOP yang berlaku.

Kepada warga binaan, Hastono mengimbau agar menjaga kebersihan, keamanan, dan mematuhi seluruh peraturan yang berlaku. Ia juga meminta mereka aktif mengikuti pembinaan, mulai dari kegiatan keagamaan, olahraga, hingga pelatihan keterampilan.

“Kita bersama seluruh petugas dan karyawan Rutan Kelas II B Painan berkomitmen siap memberikan pelayanan terbaik pada warga binaan, tamu, dan pihak terkait lainnya,” ujarnya.

Hastono turut menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada unsur terkait yang telah mendukung kegiatan tersebut. Ia berharap koordinasi dan kerja sama yang telah terjalin dapat terus dipertahankan.

Dari pantauan di lokasi, petugas rutan bersama unsur terkait menggeledah blok kamar warga binaan. Hasil pemeriksaan tidak menemukan narkoba, handphone, maupun senjata tajam.

Petugas hanya menemukan beberapa sendok makan, garpu, dan alat pemotong kuku.Seluruh barang itu langsung diamankan dan disita.Sementara itu, tes urine masih berlangsung hingga berita ini diturunkan dan hasilnya belum diumumkan. Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama petugas dan warga binaan sambil menunjukkan hasil tes urine.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *