Nusantara – Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menarik minat investor dengan lima perusahaan baru yang siap mengembangkan berbagai sektor usaha. Otorita IKN (OIKN) mengumumkan investasi baru ini meliputi bidang kuliner, sarana olahraga, perniagaan, hingga perkantoran swasta.
Kepala OIKN, Basuki Hadimuljono, optimistis penambahan proyek ini akan memacu pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja baru di IKN. Penandatanganan tujuh perjanjian pemanfaatan tanah telah dilakukan pada Jumat (9/1/2026) di Kantor Balai Kota Otorita IKN.
Lima investor tersebut adalah PT Bahagia Bangunnusa, PT Rangga Ekapratama, PT Fajar Maju Berkarya Gilang, PT Batara Maduma Prospernusa, dan PT Haidir Griya Karya. Dengan tambahan ini, total investor swasta yang telah berkomitmen membangun IKN mencapai 55 perusahaan, dengan nilai investasi mencapai Rp 66 triliun.
Investasi tersebut terbagi dalam lima klaster, meliputi komersial, perbankan, pergudangan, pendidikan dan kesehatan, serta hunian dan residensial. Salah satu proyek yang akan segera berjalan adalah pembangunan apartemen hunian bagi staf kedutaan oleh PT Pakubuwono Mandiri Investama. Proyek ini direncanakan mulai pada Juli 2026 dan selesai pada Juli 2028.
Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi OIKN, Sudiro Roi Santoso, menyatakan sebagian besar proyek investasi dari lima investor baru ini akan dimulai pada pertengahan 2026. "Saat ini, para pelaku usaha sedang mempersiapkan tahapan perjanjian dan perizinan," ujar Roi.
Perwakilan PT Batara Maduma Prospernusa, Bob Yanuar, menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan untuk berpartisipasi dalam pembangunan IKN.










