Jakarta – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) berkolaborasi dengan Nvidia untuk memperluas pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) di Indonesia, memaksimalkan model open-source Nemotron. Langkah strategis ini bertujuan agar manfaat AI dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
IOH mengkombinasikan model AI terkini, infrastruktur nasional yang kuat, dan platform digital yang mudah diakses. Tujuannya adalah agar AI dapat diimplementasikan secara luas di berbagai sektor, mulai dari pendidikan hingga dunia bisnis. Untuk mewujudkan ambisi tersebut, Indosat tengah membangun AI Grid terdistribusi.
AI Grid ini memanfaatkan jaringan data center dan infrastruktur jaringan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Hal ini menjadi fondasi penting bagi ekosistem AI nasional. Infrastruktur ini akan memberikan akses yang lebih mudah bagi pengembang, pelaku usaha, dan komunitas di berbagai daerah untuk memanfaatkan AI.
Pendekatan ini mempercepat akses terhadap daya komputasi AI, membuka peluang inovasi yang lebih luas, tidak hanya terbatas di kota-kota besar. Seiring dengan pengembangan AI Grid, Indosat berharap dapat mempercepat pengembangan solusi AI lokal, agar manfaat kecerdasan artifisial dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia.
Selain itu, Indosat meluncurkan Sahabat-AI, sebuah platform AI berbasis aplikasi yang dirancang agar teknologi AI lebih mudah diakses oleh masyarakat luas. Sahabat-AI tersedia di platform Android dan iOS, berfungsi sebagai platform terbuka yang memungkinkan individu maupun organisasi memanfaatkan berbagai kapabilitas AI.
Kapabilitas tersebut meliputi bantuan penulisan, riset, coding, pembuatan gambar, hingga analisis mendalam. "Kami percaya masa depan AI di Indonesia harus bisa dinikmati oleh semua orang, bukan hanya di kota besar atau oleh industri tertentu," kata Direktur Utama dan Kepala Eksekutif Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha, Jumat (20/3/2026).
"Kami ingin membawa manfaat AI lebih dekat ke kehidupan sehari-hari masyarakat di seluruh Indonesia," tambahnya.











